Rekapitulasi pertumbuhan jumlah penyandang disabilitas di Indonesia dari tahun ke tahun
Open Data adalah data yang dapat diakses dan dimanfaatkan secara bebas, digunakan ulang serta didistribusi ulang oleh siapapun.
Berbagai pihak berkolaborasi untuk membangun ekosistem data disabilitas yang terbuka, akurat, dan terpercaya.
Memanfaatkan data untuk analisis dampak dan desain kebijakan, sambil menyuplai hasil penelitian, survei, dan metadata metodologi.
Memakai data untuk advokasi dan pemantauan layanan, sekaligus menyumbang laporan lapangan dan umpan balik kebutuhan nyata.
Menggunakan data untuk perencanaan dan evaluasi program, serta memasok statistik resmi, data administratif teragregasi, dan standar.
Mengubah data menjadi cerita yang dipahami publik dan mendorong akuntabilitas, sembari merilis dataset terkurasi dari liputan.
Memanfaatkan data untuk merancang produk dan layanan inklusif, dan dapat berbagi data penggunaan yang dianonimkan.
OPDis, peneliti, lembaga, dan pemerintah pusat dan daerah, dan institusi lainnya mari berbagi data dan pengetahuan tentang disabilitas untuk membangun data yang lebih lengkap, akurat, dan bermanfaat. Kontribusi data Anda membantu menghadirkan kebijakan dan layanan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.
Semua pihak menjaga etika: persetujuan bermakna, minimasi data pribadi, anonimisasi, lisensi dan format terbuka, serta dokumentasi yang jelas—agar data aman, tepercaya, dan mudah digunakan kembali.
Data lain akan memudahkan anda untuk mencari data yang dibutuhkan dengan cepat.